HELLO and WELCOME TO MY BLOG

This blog is a journal of my life.

I say "Life is Beautiful" because God is good all the time and
"I know that God is always work for the good of everyone who loves Him." (Romans 8:28)
I love Jesus and I am very blessed with what He has done,
what He is doing and what He will do in my life.

Everyday is beautiful in His hands.
Thanks for coming to my blog.
It's so nice to meet you.
God bless you ...

Thursday, January 21, 2010

Saat keragu-raguan muncul

Every mother is a teacher.
Setiap ibu adalah seorang pengajar, tanpa terkecuali saya.
Tuhan memakai hidup saya untuk mendampingi anak-anak saya saat mereka belajar merangkak, belajar jalan, belajar berkata-kata, dan selanjutnya.
Setiap hari, saya mengajarkan anak-anak saya mengenai kehidupan sehari-hari seperti bagaimana menggunakan sendok, makan, berpakaian, dan sebagainya. Saya mengajarkan life skill yang dibutuhkan sehari-hari di rumah.

Tiba saatnya mereka masuk usia sekolah, saya sempat ragu-ragu apakah saya mampu mengajarkan pelajaran-pelajaran akademik dan skill lainnya yang dibutuhkan ?

Saya berdoa dan Tuhan memanggil saya untuk menjalankan homeschooling untuk pendidikan anak-anak saya. Tetapi tidak sedikit intimidasi berdatangan membuat saya ragu-ragu dan takut gagal.
Saya takut saya tidak mampu, saya khawatir bahwa saya tidak cukup pandai untuk mengajar anak-anak saya.

Namun saya memutuskan untuk tidak mengikuti intimidasi dan membiarkan ketakutan menguasai saya, saya memilih untuk mengikuti panggilan Tuhan dalam hidup saya.

Saya percaya ketika saya taat untuk berjalan dalam panggilanNya, Ia akan memberikan hikmat dan pengetahuan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk menjalankan homeschooling.
Ketakutan dan keragu-raguan merupakan intimidasi yang bisa melemahkan hidup kita untuk berjalan dalam panggilan Tuhan.

Oleh karena itu, berdoalah sungguh-sungguh saat ingin menjalankan homeschooling.
Saat kita yakin itu adalah panggilan buat keluarga kita, jangan memandang kemampuan manusiawi kita.
Kita memang terbatas, tapi saat kita menjalankannya dengan sungguh-sungguh, melakukan yang terbaik dan mengandalkan Tuhan, tidak ada kesulitan yang tidak bisa diatasi. (-AOP- )
Happy homeschooling !!

Read More..

Thursday, January 14, 2010

Homeschooling's Price

Mengurus rumah tangga, mengurus anak-anak plus homeschooling membuat saya merasa bahwa hidup saya sehari-hari dipenuhi oleh anak-anak dan tugas dan tugas.
Tidak jarang saya merasakan beban berat ada di pundak saya.

Belum lama ada teman saya sharing, ternyata tantangan untuk homeschooling cukup berat ya ?
Betulll.... menurut saya homeschooling bukan sampingan, bukan ala kadarnya, bukan cuma sekedar kegiatan, tapi kita harus memberikan 100% hidup kita dan komitmen untuk melakukan homeschooling.

Melakukan homeschooling membutuhkan kalkulasi biaya yang sangat mahal, yaitu hidup kita. Perlu komitmen, disiplin dan konsistensi.
Kalau bukan karena panggilan Tuhan dalam keluarga kami, mungkin saya bisa menyerah di tengah jalan dalam melakukan homeschooling.
Tapi saya sangat percaya, saat Tuhan memanggil, memberikan tugas, Tuhan akan memberikan kemampuan, memberikan hikmat dan kekuatan untuk menjalaninya.
Sehingga, ketika saya melakukan homeschooling, saya tidak melakukan dengan kekuatan saya sendiri, tapi kekuatan dari Tuhan. Sehingga beban berat terangkat dan digantikan oleh sukacita.
Happy homeschooling !!
Read More..

Sunday, November 01, 2009

Buku "SORGA TERBUKA, BERKAT TUHAN NYATA"


Sejak kecil saya tidak pernah berpikir untuk menulis sebuah buku.
Saya pun tidak pernah bermimpi bahwa suatu hari saya akan melayani-Nya lewat tulisan.

Saya bersyukur untuk talenta yang Tuhan berikan dalam tulis-menulis.
Dan saya berterima kasih kepada mentor rohani saya, Pdt. Yonathan Wiryohadi, yang menemukan 'harta karun' tersebut dalam diri saya.
Beliau melatih saya dengan penuh kesabaran dan mengasahnya agar 'harta karun' tersebut bisa dilipatgandakan untuk menjadi berkat bagi banyak orang.
Terima kasih juga karena beliau mempercayakan saya yang masih sangat pemula dalam hal tulis-menulis sebagai kontributor untuk menulis buku Menerobos Sorga dengan Cinta dan buku Sorga Terbuka, Berkat Tuhan Nyata. Di mana buku-buku ini bertujuan untuk memperlengkapi tubuh Kristus.

Juga untuk Erwin, Anselmo dan Arnetta yang sangat mendukung dan merelakan sebagian waktu kebersamaan kami 'direnggut' karena saya menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan komputer setiap hari.

Hari ini, tanggal 1 November 2009, buku Sorga Terbuka, Berkat Tuhan Nyata, telah diterbitkan.
Buku ini terbit di tengah krisis finansial global dan berbagai goncangan yang terjadi di dunia ini.
Apakah kita mau hidup tidak tergoncangkan ?
Apakah kita mau menikmati berkat terbaik dari Tuhan ?
Apa rahasia hidup dalam Perjanjian Berkat dengan Bapa ?
Temukanlah jawabannya melalui buku ini !

Proses penulisan buku kedua ini memakan waktu dua tahun dan sangat tersendat-sendat dikarenakan banyak hal terjadi dalam hidup saya.
Air mata saya sempat terkuras baik dalam kesedihan, duka ataupun mujizat yang saya alami selama kurun waktu tersebut.

Ketika saya baru menulis dua bab, secara tiba-tiba file komputer saya, khususnya data pribadi saya hilang lenyap tanpa diketahui penyebabnya sampai detik ini. Termasuk apa yang telah saya tulis, materi-materi yang telah saya kumpulkan, beberapa foto pribadi, homeschooling portofolio anak-anak saya, tulisan-tulisan saya lainnya.....semua data-data saya hilang !
Hampir sebulan saya menangis setiap hari, semangat saya sempat patah, keinginan untuk meneruskan sempat pudar.

Ajaibnya, di tengah-tengah penulisan buku ini, kami mengalami mujizat Tuhan yang luar biasa. Sungguh Sorga terbuka dan berkat Tuhan nyata bagi keluarga kami !
Bertahun-tahun kami berdoa untuk sebuah rumah yang lebih besar dan rindu memiliki learning center agar bisa menjalankan homeschooling dengan lebih maksimal dan memiliki library untuk menata buku-buku yang bertebaran di setiap sudut rumah mungil kami. We love books very much !...^_^...
Menjelang hari Natal, sepasang suami isteri yang sekarang melayani di Canada, sahabat kami, yang kami tahu pasti bahwa Tuhan telah memakai mereka untuk menjadi saluran berkat bagi kami, mengirimkan email bahwa ada sebuah kado Natal buat kami.
Mereka bilang bahwa ketika mereka berdoa, Tuhan berkata pada mereka agar memberkati kami dengan rumah mereka di sini. Rumahnya cukup besar, persis dengan rumah idaman kami. Dan...kami pindah ke rumah idaman itu. Praise God !

Perjuangan dalam penulisan buku ini terus berlanjut dengan berulang kalinya kerusakan terjadi pada komputer saya. Juga ketika saya mengalami diare hebat, yang membuat saya tidak bisa bangun dari tempat tidur.

Dan...sempat terhenti ketika papa saya berpulang ke Rumah Bapa.
Sebagian besar dari buku ini diselesaikan pada saat-saat keluarga saya masih berduka dengan kepergian papa.
Namun peristiwa ini semakin memacu semangat saya untuk terus menulis dan berkarya bagi Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain.

Semuanya ini hanya karena anugerahNya dan kemuliaan hanya bagi Dia !

Next : The inside of the book....
Read More..

49 Hari Membangun Keintiman dengan Bapa

Buku Sorga Terbuka, Berkat Tuhan Nyata merupakan buku renungan, kelanjutan dari buku sebelumnya, yakni Menerobos Sorga dengan Cinta.

Ketika Tuhan melihat bahwa doa, pujian dan penyembahan kita berbau harum di hadapanNya, sorga terbuka dengan beragam anugerah dan berkat yang disediakan bagi kita.
Terbukanya sorga menjadi bukti bahwa Tuhan begitu berkenan terhadap orang-orang yang senantiasa mencari wajahNya dan mau melakukan apa yang menjadi kerinduan hatiNya.

Melalui buku ini, dalam 49 hari (7 minggu) kita akan dituntun untuk lebih intim dengan Tuhan melalui pembacaan dan perenungan Firman Tuhan dengan fokus-fokus sebagai berikut :

Minggu 1 - Tuhan Berjanji Anda Diberkati
Minggu 2 - Mukjizat di Tengah Krisis
Minggu 3 - Gaya Hidup Kerajaan Allah
Minggu 4 - Uang Hamba yang Baik, Tuan yang Jahat
Minggu 5 - Anda Berhasil Karena Anda Bekerja Keras
Minggu 6 - Latihlah Diri Anda untuk Memberi
Minggu 7 - Kekayaan Kerajaan Sorga

Bila kita merenungkan dan melakukan FirmanNya dengan setia, maka akan menghasilkan perubahan kondusif dan dampak positif yang besar dalam diri kita semua.

Tuhan Yesus memberkati !!

Next...The inside of the book : Minggu 1, Hari 2 - TETAP KUAT DI TENGAH GONCANGAN

Read More..

The Inside of the Book - Minggu 1, Hari 2

"TETAP KUAT DI TENGAH GONCANGAN"

Ayat renungan : Matius 7 : 24-27

M1-MENERIMA
1. Berdoalah agar kita dapat memahami Firman Tuhan yang kita renungkan hari ini.

M2-MERENUNGKAN

1. Orang yang mendengar Firman Tuhan dan melakukannya disebut oleh Tuhan sebagai orang yang............(ayat 24)

2. Orang yang mendengar Firman Tuhan tetapi tidak melakukannya disebut oleh Tuhan sebagai orang yang..............(ayat 26)

3. Ada dua tipe orang yang sedang mendirikan sebuah rumah.
Di atas apa sajakah mereka mendirikan rumah masing-masing?

a. Orang yang mendirikan rumah di atas.............(ayat 24)
Jelaskan apa yang Tuhan maksudkan ! (ayat 25)

b. Orang yang mendirikan rumah di atas.............(ayat 26)
Jelaskan apa yang Tuhan maksudkan ! (ayat 27)

PENGAJARAN
Masalah dan goncangan tidak akan pernah berhenti di dalam hidup kita.
Dalam skala nasional, resesi ekonomi yang merupakan dampak dari krisis finansial global pun belum mengalami perbaikan yang berarti. Salah satu dampak riil yang muncul ialah melonjaknya harga beragam kebutuhan pokok. Di luar dari krisis finansial global, wabah penyakit menular seperti flu burung juga belum ada solusinya di negeri kita. Dari waktu ke waktu, penyakit demam berdarah makin mempertajam atributnya sebagai suatu "kejadian luar biasa" yang merenggut banyak jiwa. Bukan hanya itu, beragam bencana datang secara bergantian dan bertubi-tubi di negeri ini.

Hakikatnya, 'banjir dan angin' sedang melanda bangsa ini.
Sebagai anak-anak Tuhan yang tinggal di negeri ini, mau tidak mau kita ikut merasakan dampak dari goncangan tersebut.
Kita mungkin tidak bisa mencegah terjadinya beragam goncangan itu.
Meskipun demikian, kita mempunyai pilihan untuk menjadi kuat, atau justru kita menjadi goyah saat badai datang di dalam kehidupan kita.

Di satu sisi, mungkin ada di antara kita yang hidup berkecukupan. Tetapi, ketika ada goncangan datang, kehidupannya ikut bergoncang.
Di sisi lain, ada pula di antara kita yang kehidupannya pas-pasan. Ketika goncangan berat datang, dia tetap dapat bertahan dan berdiri teguh karena ada berkat dan pemeliharaan Tuhan di dalam perjalanan hidupnya.

Apa yang membuat perbedaan di antara kedua orang tersebut?
Orang kedua adalah orang yang mendengarkan Firman Tuhan dan melakukannya.
Orang pertama adalah orang yang mendengarkan Firman Tuhan tetapi dia tidak melakukannya. Dalam hal ini, dia menerima Firman Tuhan hanya sebagai renungan bahkan kotbah.

Analoginya adalah seperti sebuah bangunan yang terdiri dari fondasi, struktur dan atap.
Hujan akan menguji kekuatan atap dari rumah tersebut.
Angin akan menguji kekuatan struktur dari rumah tersebut.
Banjir akan menguji kekuatan fondasi dari rumah tersebut.

Bagaimana halnya dengan kekuatan fondasi dan struktur kehidupan kita?
Di atas dasar seperti apakah kehidupan kita dibangun?
Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di depan kita.
Meskipun demikian, kita harus menjadi orang yang tidak tergoncangkan di saat badai kehidupan datang melanda.
Bagaimana caranya agar kita bisa menjadi pribadi yang tangguh di tengah goncangan?
Kita harus menjadi pelaku Firman Tuhan !

M4-MELAKUKAN

1. Tuliskan hal-hal yang membuat Anda sulit menjadi pelaku Firman Tuhan.
Tuliskan rencana-rencana yang akan Anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut.

2. Lakukan rencana Anda tersebut !

Next... Minggu 4, Hari 23 - UANG ADALAH HAMBA YANG BAIK
Read More..

The Inside of the Book - Minggu 4, Hari 23

"UANG ADALAH HAMBA YANG BAIK"

Ayat Renungan : Lukas 16:10-13, Ibrani 13:5

M1-MENERIMA
1. Berdoalah agar kita dapat memahami firman Tuhan yang kita renungkan hari ini.


M2-MERENUNGKAN

1. Apa yang dimaksud dengan “Mamon yang tidak jujur” ?
(Ayat 11)

2. Apa yang akan terjadi apabila kita tidak dapat menangani uang kita secara tepat?
(Ayat 11)

3. Dapatkah seorang hamba memiliki dua tuan ? Mengapa demikian?
(Ayat 13)

4. Peringatan apa yang Tuhan berikan berkaitan dengan pengelolaan uang kita?
(Ibr 13:5)

PENGAJARAN
Ketika kita berbicara mengenai berkat dan kekayaan, kita tidak akan pernah terpisah dari uang.
Bahkan, ada lebih dari 2.350 ayat di dalam Alkitab berbicara mengenai uang dan harta benda.
Tuhan Yesus pun berbicara tentang topik uang lebih banyak daripada topik lainnya.

Mengapa Tuhan berbicara banyak mengenai aspek keuangan?
Ada tiga poin penting yang harus kita perhatikan :

1. Sikap hati kita dalam menangani uang mempengaruhi hubungan kita dengan Tuhan.
Cara kita menangani uang kita sangat berhubungan dengan kualitas kehidupan rohani kita. Pada saat kita menangani uang kita dengan tepat sesuai dengan prinsip-prinsip Firman Tuhan, kita akan bertumbuh semakin intim dengan Dia. Sebaliknya, jika kita tidak setia dengan hal itu, persekutuan kita dengan Tuhan akan berantakan.

2. Uang bersaing dengan Tuhan untuk mendapat tempat di hati kita.
Tahukah bahwa saingan utama Tuhan Yesus dalam mengisi hati kita bukanlah dewa-dewi? Saingan utamaNya ialah uang!
Walaupun uang merupakan benda mati, secara emosional kita sangat melekat kepadanya. Uang dapat mencuri hati kita.
Sehingga kita seringkali menempatkan dia lebih tinggi daripada Tuhan.
Tidak diragukan lagi, uang memang penting bagi kita.
Tetapi, waspadalah terhadap uang karena uang bisa menjadi hamba yang baik maupun tuan yang jahat!
Artinya, uang merupakan alat yang dapat membantu kita untuk membangun dan menyediakan kebutuhan kita, misalnya kebutuhan makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan dan rekreasi.
Meskipun demikian, uang juga bisa menjadi “segala”nya buat kita.
Jika itu yang terjadi, uang akan menjadi “tuan” atas kita, sehingga hidup kita akan diperbudak oleh uang. Kondisi ini bisa menghancurkan hidup kita.
Itu sebabnya janganlah kita menjadi hamba uang!

3. Kehidupan kita kebanyakan berputar di sekitar hal-hal yang berhubungan dengan penggunaan uang.
Tanpa kita sadari, kita menghabiskan sebagian besar waktu untuk berurusan dengan hal-hal yang berhubungan dengan uang!
Kita bekerja dari pagi hingga malam untuk mendapatkan uang atau gaji.
Kita berpikir untuk membuat keputusan terkait dengan pembelanjaan uang yang kita miliki.
Kita pun berpikir tentang kapan dan di mana kita akan menabung atau menginvestasikan uang kita.
Yang tidak kalah penting, kita pun membutuhkan waktu untuk berdoa sebelum kita menabur uang yang kita miliki.

Esensinya, perputaran uang amat membentuk karakter manusia.
Ini berhubungan dengan sikap kita dalam mendapatkan uang, menyimpan, memakai, memberikan kepada orang lain, dan menghitungnya.
Respons dan sikap hati kita dalam mengelola keuangan amat menentukan apakah uang bisa menjadi berkat atau kutuk bagi kita !


M3-MELAKUKAN

1. Apakah selama ini uang menjadi hamba, atau justru menjadi tuan dalam hidup Anda?
Tulislah bukti bahwa uang telah menjadi hamba dalam diri Anda!

2. Tuliskanlah hal-hal yang ingin Anda ubah mengenai hubungan Anda dengan uang.


M4-MEMBAGIKAN

1. Kepada siapakah Anda akan menceritakan berkat-berkat yang Anda terima dari saat teduh hari ini ?
Read More..

Thursday, August 27, 2009

My First Blog Award - SASSY Award


Life Is Beautiful

Saya mendapat Award pertama untuk Blog Life Is Beautiful, khususnya posting saya yang berjudul Destroy Ourselves.

Terima kasih buat "Agenda Ibu Rumah Tangga" yang telah memberikan Award ini.
God bless you, Yunie !!! Read More..